Laman

Saturday, December 28, 2013

Mari Menulis Karena Allah

Untuk memulai menulis terkadang banyak orang yang merasa kebingungan tentang apa yang mau ditulis, tidak ada tujuan yang jelas dan terarah adalah merupakan sebuah kebingungan untuk memulai menulis. untuk bisa lebih memfokuskan sebuah pemikiran sebagai bahan tulisan tentunya seseorang harus memiliki bakat tersendiri dalam praktek penulisan hal tersebut.

Tidak jarang ditemukan beberapa orang yang memiliki gagasan dan pemikiran berlian, akan tetapi karena tidak pandai dalam memperbalisasikan kedalam bentuk tulisan sehingga akhirnya pemikiran itu tidak berkembang dan tidak bermanfaat bagi orang lain. Mungkin inilah salah satu dampak dari ketidak pandaian merangkai kaa dalam sebuah tulisan, yaitu pemikirannya tidak bisa dimanfaatkan oleh orang lain.

Oleh karena itu kemampuan menulis sangatlah dominan untuk meningkatkan kualitas intelektual yang tersimpan dalam diri seseorang, intelektual seseorang akan bisa berkembang dan bisa dimanfaatkan oleh pembaca ketika itu tertuang dalam sebuah lambang bahasa. dengan adanya lambang bahasa yang bisa di mengerti seorang pembaca bisa menyerap inti sari atau sebuah gagasan yang bermanfaat darinya.

Untuk mencapai hal demikian maka disini diperlukan ketrampilan menulis, namun keterampilan menulis tidak akan didapat jika tidak ingin berproses untuk melatih diri sebagai seorang penulis yang hebat. sebab penulis hebatpun tidak dengan serta merta dia langsung mahir dan lincah dalam penulisannya, melainkan mereka juga mengalami tahapan-tahapan untuk sampai kesana. 

Kualitas tulisan yang hebat adalah yang memberi manfaat bagi para pembaca dan memberikan sebuah pelajaran dan motivasi kepada mereka untuk terus berbuat kebaikan. Sebuah tulisan akan dianggap bernilai tinggi jika memiliki unsur niat karena Allah. Tentunya segala sesuatu tidak akan ada nilainya jika tidak disandarkan kepada-Nya. oleh karena itu marilah kita belajar menulis karena Allah, dengan memberikan berbagai inspirasi bagi para pembaca untuk selalu berbuat kebaikan.

No comments:

Post a Comment